Kamis, 30 Oktober 2014

KETUA PSSI PERTAMA

SOAL no. 39
1. Israel tidak pernah lolos ke piala dunia. benar atau tidak benar ?

2. Carlo Ancelotti, Antonio Conte, Pep Guardiola, Juergen Klinsmann, Joachim Loew, Jose Mourinho, Manuel Pellegrini, Alejandro Sabella, Diego Simeone, ............

3. Siapa ketua PSSI saat pertama kali dibentuk ? dan ceritakan dengan singkat tentang sosok pemimpin tersebut!
 = Ir. Soeratin Sosrosoegondo (lahir di Yogyakarta, 17 Desember 1898 – meninggal 1 Desember 1959 pada umur 60 tahun) adalah seorang insinyur Indonesia. Ia juga adalah ketua umum PSSI periode 1930-1940. Ia adalah salah satu pendiri sekaligus ketua umum PSSI yang pertama. Soeratin lahir dari kalangan terpelajar. Ayahnya, R. Soesrosoegondo, guru pada Kweekschool (Sekolah Keguruan), menulis buku Bausastra Bahasa Jawi. Istrinya, R.A. Srie Woelan, adik kandung Dokter Soetomo, pendiri Budi Utomo

JAWABAN
  1. Tidak benar. Israel pernah lolos di Piala Dunia Meksiko 1970 namun gugur di babak fase group tanpa pernah menang.
  2. Louis van Gaal. Nama-nama tersebu adalah nominator pelatih terbaik FIFA 2014.
  3. Ir. Soeratin Sosrosoegondo mulai merintis pendirian sebuah organisasi sepak bola, yang bisa diwujudkan pada 1930. Organisasi boleh dikatakan realisasi konkret dari Sumpah Pemuda 1928 a. Nasionalisme itu dicoba dikembangkan melalui olahraga, khususnya sepak bola. Seperti halnya ipar Soeratin, Dr Soetomo, yang berkeliling Pulau Jawa untuk menemui banyak tokoh dalam rangka menekankan pentingnya pendidikan dan kemudian disusul dengan pendirian Budi Utomo, Soeratin melakukan pertemuan dengan tokoh sepak bola pribumi di Solo, Yogyakarta , Magelang, Jakarta, dan Bandung. Pertemuan itu diadakan secara sembunyi untuk menghindari sergapan Intel Belanda (PID). Pada 19 April 1930, beberapa tokoh dari berbagai kota berkumpul di Yogyakarta untuk mendirikan PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia). Istilah "sepakraga" diganti dengan "sepakbola" dalam Kongres PSSI di Solo pada 1950. PSSI kemudian melakukan kompetisi secara rutin sejak 1931, dan ada instruksi lisan yang diberikan kepada para pengurus, jika bertanding melawan klub Belanda tidak boleh kalah. Soeratin menjadi ketua umum organisasi ini 11 kali berturut-turut. Setiap tahun ia terpilih kembali. Jasanya dalam persepakbolaan nasional diabadikan dalam nama trofi yang diperebutkan dalam kompetisi sepak bola junior tingkat nasional, Piala Suratin.

0 komentar:

Posting Komentar